
Jakarta, custombloggertemplates Indonesia
—
Menteri Koordinator Bidang Pangan
Zulkifli Hasan
menyampaikan PT
Agrinas
Pangan Nusantara (Persero) akan membayarkan angsuran pertama pinjaman modal membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (
Kopdes Merah Putih
) ke bank negara (Himbara).
Pria yang akrab disapa Zulhas ini menyebut utang Agrinas Pangan ke bank pelat merah itu akan jatuh tempo pada September 2026 mendatang.
Saat ini, pihak-pihak terkait berupaya agar seluruh persyaratan yang dibutuhkan rampung pada Agustus, sehingga pada September nanti dana angsuran pertama KDMP bisa dibayarkan ke Himbara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Nanti September akan jatuh tempo pertama ya, untuk angsuran dari Agrinas Pangan kepada Himbara, kan selama ini minjam, September. Oleh karena itu, segala persyaratan verifikasi dan validasi, nanti setelah validasi verifikasi disampaikan dengan BPKP, baru bisa dibayar oleh menteri keuangan, baru menteri keuangan nanti transfer ke Himbara,” ujar Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7).
Seperti diberitakan pada September 2025 lalu, Danantara Indonesia mencatat sebanyak 1.064 unit Kopdes telah didampingi langsung oleh Himbara yang terdiri dari BRI, Mandiri, BNI, dan BSI.
Estimasi kebutuhan pinjaman yang diajukan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencapai Rp1,06 triliun dengan komposisi belanja modal (capex) Rp255,9 miliar dan belanja operasional (opex) Rp808 miliar.
Dari jumlah itu, BRI mendampingi 400 unit dengan kebutuhan total Rp400 miliar, Mandiri 310 unit senilai Rp310 miliar, BNI 300 unit senilai Rp300 miliar, serta BSI 54 unit dengan nilai Rp54 miliar.
Pada Kamis (23/7), Prabowo menggelar rapat terbatas membahas KDMP. Ia memanggil sejumlah menteri terkait untuk datang ke Istana.
Turut hadir Menkop Ferry Juliantono, Menko Pangan Zulhas, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Kepala BP BUMN Donny Oskaria.
Rapat berlangsung sekitar 3,5 jam. Dimulai pada Pukul 12.30 WIB, dan rampung sekitar Pukul 16.00 WIB.
[Gambas:Youtube]
(mnf/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Cak Imin: Ada 108 UU yang Harus Diperbaiki Agar Ekonomi Berdaulat
Baca lagi: Fadli Zon Ungkap RI Terima Pengembalian 8 Artefak Papua dari AS
Baca lagi: Mengintip Suasana Interior di Suzuki XL7 Terbaru, Apa yang Beda?




One Response
Penulisannya rapi dan penjelasannya terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Keren abis! Kemarin saya juga sempet mampir ke laman https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297494716_htm yang mengulas hal serupa.