
Jakarta, custombloggertemplates Indonesia
—
Menteri Pertanian (Mentan) Andi
Amran Sulaiman
merespons video viral yang memperlihatkan seorang
petani
di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menumpang drone pertanian berukuran besar untuk pulang-pergi ke sawah.
Amran menyebut aksi petani itu cukup kreatif. Ia hanya mengingatkan agar penggunaan drone tetap dilakukan dengan aman dan tidak membahayakan.
“Kalau manusianya juga ada kemarin yang viral bergantung (di drone) itu cukup kreatif itu,” kata Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran mengaku telah melihat video yang ramai beredar di media sosial itu. Menurutnya, penggunaan drone untuk mengangkut manusia bukan persoalan selama tidak membahayakan.
“Ini menarik sekali, kemarin saya baca (berita petani) pakai drone. Itu yang penting tidak jatuh, tidak membahayakan. Tapi kalau drone-nya setinggi dua jengkal dari atas tanah itu menarik juga dipakai pulang,” ujarnya.
Ia kemudian melihat peluang lain dari penggunaan drone pertanian, yakni untuk membantu mengangkut hasil panen di lahan yang sulit dijangkau kendaraan.
[Gambas:Youtube]
Menurut Amran, drone berkapasitas besar dapat dimanfaatkan untuk mengangkut gabah dari sawah yang belum memiliki jalan usaha tani.
“Nanti yang tidak ada jalan usaha tani, ngangkutnya karena bisa 100 kilo, ngangkutnya gabah pakai drone. Benar enggak? Cantik kan? Setelah tanam pakai drone, tapi itu tahap berikutnya,” katanya.
Amran mengatakan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian akan terus dikembangkan. Ia mengaku juga aktif melakukan penelitian selama menjabat sebagai menteri.
“Kami sambil menteri juga meneliti. Sambil (jadi) menteri saya juga meneliti, selama jadi menteri dua tahun sudah dua hak paten. Jadi nanti itu angkat gabah yang tidak ada jalan usaha tani pakai drone, tanam pakai drone,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan seorang pekerja diangkut drone pertanian viral di media sosial setelah diunggah akun
TikTok @mbahkaruhon.tiktok.com1.
Pemilik akun sekaligus Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto, menjelaskan video tersebut direkam di lahan perkebunannya di kawasan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Ia mengatakan aksi itu hanya dibuat sebagai konten iseng setelah unggahan-unggahan sebelumnya mengenai penggunaan drone untuk mengangkut pupuk dan bibit tidak banyak mendapat perhatian.
Menurut Budianto, drone yang digunakan merupakan DJI Agras T100 berkapasitas hingga 150 kilogram. Drone itu pada awalnya dipakai untuk mengangkut air, pestisida, pupuk, dan bibit di lahan yang sulit diakses kendaraan karena belum memiliki jalan usaha tani.
Ia menegaskan drone tersebut sebenarnya tidak dirancang untuk mengangkut manusia. Pekerja yang terekam dalam video merupakan kepala area sekaligus mitra kerjanya yang secara sukarela mencoba diangkat menggunakan drone, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan dan dilakukan secara perlahan.
(del/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Saibari Resmi Absen Prancis vs Maroko, Singa Atlas Tetap Percaya Diri
Baca lagi: Pertamina dan Boeing Jajaki Peluang Kembangkan Ekosistem SAF Indonesia
Baca lagi: Kala Zine Lagi Naik Daun di Jepang, ‘AI Tak Akan Bisa Menirunya’




9 Responses
Artikel ini merumuskan sebuah proposisi strategis yang sangat krusial bagi formulasi kebijakan di tingkat manajerial https://crookedtimber.org/page/762/?p=dkawhuluarorkwnm
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=90800 karena mirip-mirip pembahasannya.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://kldp.org/node/143080 nyambung banget.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://kldp.org/comment/228360 juga mengulas hal serupa.
Pembahasannya tidak terlalu panjang tetapi tetap memberikan informasi yang lengkap. Referensi lainnya dapat ditemukan di https://gi.org/media/covid-19-and-gi/.
Saya menghargai cara penulis menyampaikan informasi secara runtut. Sebagai tambahan, saya mengunjungi https://wpsites.ucalgary.ca/gilkaplan/tag/covid-19/.
Artikel ini benar-benar memberikan manfaat bagi pembaca. Saya juga sempat membandingkan informasi dengan http://users.atw.hu/palfyforum/viewtopic.php?t=389017&view=next.
Informasi yang disampaikan terasa objektif dan mudah dipahami. Saya juga melihat referensi lain di [https://hortalizate.es.tl/PROMO–s–PUBLICIDAD.htm](https://hortalizate.es.tl/PROMO–s–PUBLICIDAD.htm).
Pembahasan yang santai seperti ini justru lebih mudah dipahami. Saya juga menemukan bacaan menarik di [https://thejournal.com/articles/1999/06/01/assessing-technology.aspx](https://thejournal.com/articles/1999/06/01/assessing-technology.aspx).