
Jakarta, custombloggertemplates Indonesia
—
Otoritas Jasa Keuangan (
OJK
) mengonfirmasi kabar yang beredar soal terpilihnya
Jeffrey Hendrik
sebagai Direktur Utama Bursa Indonesia (
BEI
) periode 2026-2030.
Jeffrey sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama sekaligus Direktur Pengembangan BEI.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan terpilihnya Jeffrey masuk dalam surat OJK yang telah disampaikan ke BEI. Dalam surat tersebut, terdapat tujuh anggota direksi BEI terpilih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Iya benar, sesuai dengan surat OJK yang disampaikan ke direksi BEI,” ungkap Hasan kepada
detikcom
, Kamis (18/6).
Hasan menjelaskan susunan direksi tersebut akan diumumkan oleh BEI pada tanggal 22 Juni mendatang. Kemudian, tujuh anggota direksi tersebut akan diangkat oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026.
“Diumumkan oleh BEI, sesuai surat OJK tersebut. Untuk pengangkatannya nanti diagendakan dan dilakukan oleh pemegang saham dalam RUPST BEI pada 29 Juni 2026,” tambahnya.
Berikut susunan lengkap direksi BEI terpilih periode 2026-2030:
Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
Direktur Pengembangan: Iding Pardi
Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Umi Kulsum
[Gambas:Video custombloggertemplates]
(fln/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Masih Ada Tamu Menginap saat Eksekusi Hotel Sultan, Ini Kata Polisi
Baca lagi: Yvonne Chapman: Dari Finansial Kini Mantap Melangkah di Hollywood
Baca lagi: Apa Target Ramadhipa di Moto3 Junior usai Menang di Portugal?




One Response
Artikel yang sangat edukatif dan memberikan banyak wawasan baru yang menarik.https://git.gupaoedu.cn/iveynock486999?tab=followers