IHSG Diperkirakan Cerah Jelang Akhir Pekan

Jakarta, custombloggertemplates Indonesia

Indeks Harga

Saham

Gabungan (

IHSG

) diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (17/7).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.137-6.254, namun tetap cermati area koreksi di kisaran 5.974-6.020,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.839, 5.607 dan resistance 6.286, 6.599 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni INCO, INDY, ISAT, dan OASA.

re

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil ditutup di atas level resistance 6.083 pada perdagangan sebelumnya.

“Penembusan di atas 6.083 membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan kenaikan menuju area

resistance

Fibonacci 6.212-6.264,” ujar Ivan.

[Gambas:Youtube]

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level

support

6.061, 5.978, 5.887, dan 5.739, dan

resistance

6.264, 6.377, 6.545, dan 6.835 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, ASII, MBMA, MDKA, dan PTBA.

IHSG ditutup di level 6.108 pada perdagangan Kamis (16/7) sore. Indeks saham menguat 66,23 poin atau 1,10 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip

RTI Infokom,

investor melakukan transaksi sebesar Rp13,29 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,22 miliar saham. Frekuensi perdagangan sebanyak 2,31 juta kali transaksi.

Pada penutupan kemarin, sebanyak 372 saham menguat, diikuti 238 saham terkoreksi dan 185 saham stagnan.

Catatan Redaksi:

Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kemendagri Akan Bedah APBD yang Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Baca lagi: Alasan Produsen Mobil Tak Reaktif Saat Suku Bunga BI Naik

Baca lagi: Prabowo Harap Proyek Gas Abadi Blok Masela Segera Menghasilkan

3 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: