
Jakarta, custombloggertemplates Indonesia
—
Sebanyak empat perusahaan siap menebar
saham
dalam antrean
pipeline initial public offering
(
IPO
) di Bursa Efek Indonesia (
BEI
) hingga 17 Juli 2026. Calon emiten yang antre beragam, mulai dari perusahaan dengan aset berskala besar hingga kecil.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin dalam laporannya menyampaikan terdapat dua perusahaan dengan skala aset kecil di bawah Rp50 miliar sedangkan dua perusahaan lainnya skala aset besar di atas Rp250 miliar.
“Hingga saat ini, terdapat 4 perusahaan dalam
pipeline
pencatatan saham BEI,” tulis Saidu dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan sektor, terdapat satu perusahaan dari
basic materials
, satu perusahaan dari
consumer non-cyclicals
, dan dua perusahaan dari
healthcare
.
Sementara itu, BEI mencatat sudah ada tujuh perusahaan baru yang melakukan IPO sepanjang tahun ini dan menghimpun dana sebesar Rp2,16 triliun.
Lebih lanjut, BEI mencatatkan hal yang berbeda dalam penerbitan obligasi. Sebanyak 114 emisi dari 62 penerbit EBUS telah diterbitkan dalam periode yang sama. Total dana yang dihimpun adalah Rp103,86 triliun.
[Gambas:Youtube]
BEI mencatat sebanyak 11 emisi dari 9 penerbit EBUS yang sedang berada dalam
pipeline
hingga saat ini.
Antrean tersebut adalah satu perusahaan dari sektor
basic materials
, dan satu perusahaan dari
consumer non-cyclicals
. Kemudian, lima perusahaan dari sektor energi, dua perusahaan dari sektor keuangan, serta dua perusahaan dari infrastruktur.
(fln/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Hasil Lelang Frekuensi: XLSmart Unggul di 700 MHz, Telkomsel 2,6 GHz
Baca lagi: Harga BBM di Malaysia Lebih Murah dari Arab Saudi




One Response
Suka banget sama gaya bahasanya yang mengalir dan gampang dicerna. Top cer banget min! Sekadar nambahin referensi bacaan untuk memperluas pemahaman, silakan mampir ke https://sio2.mimuw.edu.pl/c/oi22-1/forum/20/2118/