
Jakarta, custombloggertemplates Indonesia
—
Direktur Utama Perum
Bulog
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani buka suara dan memberikan instruksi tegas untuk menarik sebagian produk
Minyakita
yang diduga berbau solar di Jawa Tengah (Jateng).
Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah cepat penanganan dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan lapangan serta laporan yang diterima dari masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan produk MinyaKita produksi PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) yang terindikasi berbau menyerupai solar. Atas temuan tersebut, Direktur Utama Bulog memerintahkan penarikan seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah diterima masyarakat sebagai langkah antisipatif untuk melindungi konsumen.
“Bulog tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik,” kata Ahmad dalam keterangan resminya, Senin (29/6).
Selain itu, Bulog juga memerintahkan pengujian laboratorium terhadap sampel produk untuk mengetahui penyebab pasti, serta menjadi dasar penetapan langkah dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
“Selanjutnya dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya,” tegas Direktur Utama Bulog itu.
[Gambas:Youtube]
Ahmad juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, setiap produk yang diduga tidak memenuhi standar mutu harus segera ditarik dari peredaran sambil menunggu hasil pengujian laboratorium.
Sebagai informasi, Ahmad melakukan peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT KMR pada Sabtu (27/6). Sidak dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait produk MinyaKita yang diduga berbau solar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan, antara lain Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi persyaratan kualitas, aman, dan layak dikonsumsi.
Adapun langkah peninjauan dilakukan secara langsung melalui seluruh tahapan produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan produk.
Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas produksi guna memastikan penerapan standar kualitas dan higienitas oleh pihak produsen sebagai bentuk komitmen menjaga mutu pangan yang disalurkan kepada masyarakat.
Buloh juga memastikan proses penarikan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama produsen serta pihak-pihak terkait. Masyarakat yang telah menerima produk MinyaKita produksi PT KMR akan memperoleh penggantian produk yang memenuhi standar mutu sehingga hak masyarakat tetap terlindungi.
Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab Bulog dalam memastikan setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan.
Ke depan, Perum Bulog berkomitmen untuk terus menjaga kualitas setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Bersama para mitra, Bulog akan memperkuat pengawasan di seluruh rantai pasok guna memastikan seluruh produk pangan yang diterima masyarakat aman, bermutu dan layak dikonsumsi.
(ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Komdigi: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Baca lagi: Agent Kim Reactivated Cetak Rekor Rating Dua Digit Tercepat 5 Tahun
Baca lagi: PDUI Perkuat Peran Dokter Umum lewat Kerja Sama dengan CT ARSA



